Thursday, February 3, 2011

Bootcamp

Dalam rangka persiapan para aktor film yang akan memerankan anggota utama dari Swat team kita kirim mereka untuk training bootcamp. Saya rasa persiapan seperti ini sangat penting karena dapat memberi kesempatan untuk merasakan pengalaman yang seasli mungkin dengan apa yang terjadi apabila mereka tim swat beneran, tapi ada bagian dari saya yang agak iseng yang pengen mereka untuk merasakan tantangan tambahan.

Kita beruntung untuk mendapat dukungan dari Kopaska (Komando Pasukan Katak –
Angkatan Laut Indonesia) sebagai instruktur mereka yang melatih mereka melalui kursus
intensif selama 5 hari sehingga mereka bisa belajar dasar-dasar penggunaan senjata,
serangan strategis dan teknik pertahanan. Mereka semua datang bersama-sama sebagai satu tim dan dinamisme mereka sebagai satu tim inilah yang akan saya garap di film ini.

Pengalaman bootcamp dan dedikasi dari semua partisipan ini melatih mereka untuk
berhadapan dengan tantangan yang besar dan kita juga memberikan beberapa catatan/
panduan untuk pengembangan rasa hirarki dan otoritas di antara mereka sebagai
sekelompok tim Joe Taslim. (pemeran “Jaka” di Film) menunjukkan persis kenapa ia menjadi pemeran ini karena ia memiliki sosok seorang yang bisa memimpin dalam kondisi dan situasi yang tidak mudah dan ia juga mempunyai “presence” sebagai seorang karakter yang sangat besar. Setelah melihat tingkat dedikasi dan komitmennya Joe terhadap proyek ini dari masa latihankoreografi sampai dengan bootcamp , saya rasa setalah ia selesai dengan proyek film ini , ia bisa menjadi seorang aktor besar.

Tim Behind the Scene (balik layar) telah mengambil rekaman pengalaman bootcamp mereka
dan nanti pada saat kita mulai merilis video blog materi video ini pasti akan menjadi bagian
dari Behind the Scene. 

Untuk sementara ini ada beberapa foto dari awal mereka ke bootcamp.

Hari Pertama: penjemputan pada pukul 04:00 pagi


Salah satu sesi latihan di bootcamp.







Mengangkat perahu sambil mengelilingi lapangan latihan – ini terjadi setiap ada
anggota yang satu membuat kesalahan.




Orientasi senjata.
Eka mencoba Heckler & Koch MP5
Iko Uwais di lapangan tembak.
Latihan keluar dari kendaraan “ vehicle exit technique”
Latihan pelacakan dan penangkapan #1
Latihan pelacakan dan penangkapan #2
Latihan pelacakan dan penangkapan #3
Latihan pelacakan dan penangkapan #4
Latihan pelacakan dan penangkapan #5
Tim SERBUAN MAUT.
…..dan sepertinya ada yang membuat kesalahan lagi.

Jadi sekian untuk minggu ini, setelah ini saya akan bicara lebih banyak tentang desain
koreografi dan cerita sedikit tentang Berandal juga. Kita saat ini sedang mempersiapkan materi-materi untuk confrensi pers untuk mengumumkan tentang mulainya produksi Film ini dalam beberapa minggu mendatang. Kita akan bikin “teaser poster” untuk Serbuan Maut, kalau sudah jadi saya post disini barengan sama materi-materi yang lain.

Apabila ada yang ingin bertanya-tanya jangan segan-segan untuk posting pertanyaannya disini di bagian komentar dan saya akan melakukan yang terbaik untuk menjawab sebanyak mungkin dari pertanyaan-pertanyaannya.
 
Terima kasih untuk telah membaca.

7 comments:

  1. KEREEEEEEEEEEEEN!!!!

    ini baru bootcamp!! bener2 mantab! ;D duh kalau latihannya dah sekeren ini.. apalagi filmnya! argh makin ga sabar! *guling2

    ReplyDelete
  2. Setuju Pita...cuma 1 kata : Kereeennn!!!! *makin penasaran*

    ReplyDelete
  3. Thanks for taking the time to blog about your upcoming project. I'm really excited to see what you and the team pull off in this next film.

    Also, I want to thank you for not using a "Hollywood style" editing technique for the fight scenes. It's nice to know that some people still know how to shoot a good fight.

    ReplyDelete
  4. Mau tanya dong, artis perempuan yang ada di film ini siapa ya? hehe..

    ReplyDelete
  5. bang ray sahetapy gabung di film ini juga ya? apa jadi tama? keren juga tuh

    ReplyDelete
  6. ok, gw berharap "SERBUAN MAUT" akan menjadi kunci kebangkitan film action indonesia. Maybe IKO UWAIS and YAYAN RUHIAN will be the next BARRY PRIMA and ADVENT BANGUN hehehe (karena di kebanyakan film2 mereka selalu dipasangkan sebagai rival). utk fight scenenya semoga bisa terlihat membumi, dimana pertarungan dapat benar2 dinikmati melalui sinematografi yang pas. Selain itu, utk adegan gun scene-nya agar bisa terlihat lebih bagus dan dramatis (soalnya di MERANTAU masih banyak hal2 yg perlu diperbaiki spt adegan darah yg terlihat berwarna pink). OK Mr.Evans and Mr. Ario keep a good work and especially IKO UWAIS and YAYAN RUHIAN we will waiting your Fight!!! GET READY FOR THE NEXT BATTLE!!!

    ReplyDelete